Berbagai kebijakan pemerintah—relokasi pedagang, penanggungan gaji manajer koperasi desa, program pensiun BRI, serta aktivasi Sentra IKM—membuka ruang pasar dan dukungan finansial bagi warung serta UMKM yang tergabung di MPStore.
Pemerintah berencana memindahkan pedagang yang selama ini beroperasi di trotoar Kalibaru Timur, Kemayoran, ke Pasar Nangka Bungur. Relokasi ini diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih tertata, meningkatkan kebersihan, dan memberi ruang usaha yang lebih layak (Detik Finance).
Bagi mitra MPStore, perpindahan tersebut berarti potensi pasar baru. Warung yang sudah memakai MPStore dapat menawarkan layanan pemesanan online, pembayaran non tunai, dan manajemen stok kepada pedagang yang bergabung di pasar tradisional, mempercepat adopsi teknologi di kalangan pedagang informal.
Gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan ditanggung negara selama dua tahun, guna memastikan keberlangsungan subsidi tepat sasaran (Detik Finance; CNBC Indonesia). Warung yang berafiliasi dengan koperasi dapat memanfaatkan dukungan keuangan ini untuk memperluas jaringan pemasok atau meningkatkan kapasitas produksi, dengan pencatatan transaksi transparan melalui MPStore.
Bank BRI meluncurkan program edukasi dana pensiun khusus untuk UMKM dan generasi muda, menekankan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang (CNBC Indonesia). Pemilik warung dapat memanfaatkan fitur laporan keuangan MPStore untuk mengakses layanan BRI, sehingga menyiapkan dana pensiun sekaligus meningkatkan kredibilitas finansial.
Kendari, Sulawesi Tenggara, mengaktifkan kembali Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Sanua untuk memberdayakan UMKM olahan pangan (Antara News). Warung dan kafe yang tergabung di MPStore dapat menjajaki kerjasama dengan produsen IKM Sanua, menambah variasi menu, serta memanfaatkan jaringan distribusi Miniweb MPStore untuk penjualan online.