Kekecewaan Indonesia tak lolos Piala Dunia, yang diliput oleh delapan media, dapat menurunkan semangat belanja, memengaruhi nilai tukar rupiah, dan menambah tekanan pada IHSG serta penjualan barang olahraga di warung.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesedihannya atas kegagalan Tim Nasional Indonesia tidak lolos ke Piala Dunia 2026. Peristiwa tersebut mendapat sorotan dari delapan media, termasuk IDX Channel, Bloomberg Technoz, CNN Indonesia, Antara News, iNews, SINDOnews, Detik News, dan CNBC Indonesia. Sepak bola memang menjadi salah satu hiburan massal yang dapat menggerakkan pola konsumsi masyarakat, terutama pada pedagang kecil yang menjual makanan ringan, minuman, dan merchandise terkait pertandingan.
Kegagalan timnas diperkirakan akan menurunkan antusiasme belanja barang-barang terkait sepak bola di tingkat ritel. Warung-warung yang biasanya meningkatkan penjualan snack, minuman bersoda, dan kaos tim pada hari pertandingan dapat mengalami penurunan penjualan hingga beberapa persen, mengingat tidak ada agenda pertandingan besar yang menstimulasi kerumunan pembeli. Penurunan ini menambah beban biaya operasional bagi mitra MPIX yang mengandalkan volume penjualan harian untuk menutupi biaya sewa dan listrik.
Di sisi makroekonomi, rasa kecewa nasional dapat memengaruhi sentimen investor. IHSG yang pada hari sebelumnya berakhir di zona merah berpotensi tertekan lebih lanjut bila aliran dana masuk pasar dipengaruhi oleh persepsi negatif terhadap prospek pertumbuhan domestik. Selain itu, hilangnya peluang menayangkan pertandingan internasional di dalam negeri mengurangi potensi pendapatan pariwisata dan hak siar, yang pada gilirannya dapat menurunkan aliran devisa dan memberi tekanan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Bagi mitra warung, implikasinya adalah perlunya penyesuaian strategi penjualan. Mengingat kemungkinan penurunan permintaan barang impor seperti minuman bersoda atau snack berkemasan, pemilik usaha sebaiknya memperkuat stok barang kebutuhan pokok dan produk lokal yang harganya lebih stabil. Selain itu, promosi diskon atau bundling produk dapat membantu menjaga arus kas selama periode penurunan konsumsi yang dipicu oleh kekecewaan olahraga nasional.
Meskipun dampak ini bersifat tidak langsung, kegagalan Timnas menambah faktor risiko soft pada perekonomian Indonesia. Mitra MPIX disarankan memantau pergerakan IHSG dan nilai tukar rupiah, serta menyesuaikan inventaris untuk mengurangi tekanan biaya. Catatan ini tidak merupakan rekomendasi investasi, melainkan gambaran potensi pengaruh peristiwa internasional terhadap usaha kecil di tanah air.