Transaksi digital di Indonesia terus meluas, tetapi para ahli menilai pencatatan keuangan warung dan UMKM justru menjadi pekerjaan rumah berikutnya. Dalam diskusi yang diberitakan Tribunnews pada 31 Juli 2026, pemanfaatan QRIS memang tumbuh pesat — namun tanpa pembukuan yang rapi, data transaksi itu belum bisa membuka akses pembiayaan bagi pedagang kecil. Bagi pemilik warung, konter, dan toko kelontong, ini sinyal penting: menerima pembayaran digital saja tidak cukup, setiap transaksi juga harus tercatat agar usaha bisa naik kelas.
Apa yang Terjadi?
Media nasional Tribunnews memberitakan pada 31 Juli 2026 bahwa transaksi digital yang makin meluas belum diikuti penguatan pencatatan keuangan dan pembiayaan di level UMKM. Menurut pemberitaan tersebut, QRIS telah digunakan 63 juta pengguna dan 45,3 juta merchant hingga April 2026, dengan pertumbuhan transaksi 108,43 persen secara tahunan. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menegaskan bahwa tujuan akhir dari digitalisasi adalah membantu UMKM memiliki pencatatan keuangan yang lebih baik serta pengelolaan usaha melalui teknologi digital. Berita yang sama mencatat bukti menariknya: merchant yang datanya rapi dan berhasil mendapat pembiayaan mengalami kenaikan pendapatan rata-rata 58 persen, dan 43 persen merchant naik ke kategori usaha yang lebih tinggi.
Apa Artinya untuk Warung dan UMKM?
Artinya, pembukuan yang rapi kini bernilai uang: data transaksi yang tercatat baik adalah "rapor" yang membuka pintu pembiayaan dan membuat warung bisa naik kategori usaha. Selama ini banyak warung dan konter menerima QRIS atau transfer, tetapi catatannya berhenti di notifikasi masuk — tidak pernah menjadi laporan penjualan, laba rugi, atau riwayat usaha yang bisa ditunjukkan ke lembaga pembiayaan. Padahal, seperti disebut dalam pemberitaan Tribunnews di atas, justru pemanfaatan data transaksi digital itulah kunci untuk membuka akses layanan keuangan yang lebih luas.
Bagi pemilik warung dan toko kelontong, langkah praktisnya sederhana: satukan tempat menerima pembayaran dan tempat mencatat penjualan. Ketika kasir, QRIS, dan laporan keuangan berada dalam satu aplikasi, setiap transaksi otomatis menjadi data — tanpa perlu begadang menyalin nota ke buku tulis.
Bagaimana Kasir MPStore Membantu Pencatatan Keuangan Warung?
Kasir MPStore menjawab kebutuhan ini dengan mencatat setiap penjualan secara otomatis menjadi laporan keuangan yang rapi, langsung dari HP. Melalui aplikasi kasir gratis untuk warung dan konter ini, pemilik usaha memakai menu Catat Transaksi untuk merekam penjualan dengan tiga opsi: Produk (barang yang sudah ada di daftar), Manual (barang di luar daftar seperti plastik berbayar), dan Produk Digital agar penjualan pulsa serta produk digital ikut masuk ke sistem kasir.
Hasil pencatatan itu langsung bisa dibaca di menu Analisis Keuangan, yang menampilkan Grafik Analisis tren pendapatan dan pengeluaran serta Rincian Penjualan berdasarkan rentang tanggal — dan laporannya dapat diunduh untuk keperluan dokumentasi atau pelaporan. Pemilik warung yang sibuk juga bisa mengaktifkan Laporan Kasir Melalui WhatsApp supaya ringkasan harian dikirim otomatis ke nomor yang ditentukan.
Untuk sisi pembayaran, fitur QRIS Dynamic di Pengaturan Kasir membuat sistem otomatis menampilkan kode QR sesuai nominal setiap kali transaksi dicatat — pembayaran digital dan pembukuan terjadi dalam satu langkah. Pelajari cara membuat QRIS gratis untuk warung agar fitur ini bisa langsung dipakai. Di akhir periode, menu Tutup Buku pada halaman Keuangan membantu merchant menutup pembukuan bulanan secara bersih, sehingga riwayat usaha tersusun rapi dari bulan ke bulan — persis jenis data yang menurut pemberitaan di atas membuat merchant lebih mudah dipercaya lembaga pembiayaan.
Rapikan Pembukuan Warung Anda Mulai Hari Ini
Catat setiap penjualan, terima QRIS, dan lihat laporan keuangan otomatis dalam satu aplikasi — gratis untuk warung, konter, dan toko kelontong.
Coba Kasir MPStore GratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Kenapa pencatatan keuangan penting untuk warung kecil?
Karena data transaksi yang rapi adalah syarat untuk mendapat akses pembiayaan. Berdasarkan pemberitaan Tribunnews (31 Juli 2026), merchant dengan data yang baik dan mendapat pembiayaan mengalami kenaikan pendapatan rata-rata 58 persen, dan 43 persen di antaranya naik ke kategori usaha yang lebih tinggi.
Bagaimana cara mencatat penjualan warung di aplikasi MPStore?
Buka aplikasi MPStore, pilih menu kasir, lalu klik Catat Transaksi. Pilih barang lewat opsi Produk, Manual, atau Produk Digital, lengkapi informasi tambahan, lalu selesaikan pembayaran — transaksi otomatis masuk ke laporan keuangan.
Apakah penjualan pulsa dan PPOB ikut tercatat di kasir?
Bisa, dengan mengaktifkan fitur Simpan Transaksi Digital Otomatis pada Pengaturan Kasir. Setelah aktif, setiap transaksi digital akan otomatis tercatat di kasir sehingga laporan penjualan warung dan konter menjadi lengkap.
Apakah pembayaran QRIS bisa langsung tercatat di pembukuan?
Bisa. Dengan fitur QRIS Dynamic, sistem otomatis menampilkan kode QR untuk pembayaran saat Anda mencatat transaksi, sehingga pembayaran digital dan pencatatan keuangan terjadi sekaligus dalam satu langkah.




