Bank Indonesia mengumumkan bahwa volume transaksi QRIS sudah menembus 15 miliar transaksi hingga Juli 2026, dengan jumlah pengguna aktif mencapai 67 juta orang dan jaringan pedagang penerima QRIS mencapai 45 juta unit usaha di seluruh Indonesia. Angka ini disampaikan langsung oleh Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, dalam acara Lampung Financial Festival di Bandar Lampung awal September 2026, sebagaimana dilaporkan CNBC Indonesia. Bagi pemilik warung dan konter yang masih menerima pembayaran tunai saja, data ini adalah alarm sekaligus peluang: basis pelanggan yang sudah terbiasa membayar pakai QRIS kini jauh lebih besar dari penduduk banyak negara tetangga, dan warung yang belum menyediakannya berisiko kehilangan transaksi dari pelanggan yang datang tanpa membawa uang cash.
Apa yang Terjadi?
Dalam paparannya, Filianingsih Hendarta menyebut transaksi QRIS "sampai dengan bulan Juli 2026 itu sudah mencapai 15 miliar", dengan jaringan merchant yang menurutnya "sudah 45 juta ya. Ini lebih besar daripada penduduk tetangga ya" — merujuk pada skala adopsi QRIS yang kini menjangkau hampir semua lini usaha, dari pedagang kaki lima sampai minimarket. Pertumbuhan ini sejalan dengan tren yang berulang kali dicatat BI sepanjang 2026, di mana transaksi QRIS tumbuh puluhan hingga ratusan persen dibanding tahun sebelumnya. Sejumlah media nasional lain seperti IDX Channel turut melaporkan angka yang sama, menegaskan bahwa QRIS bukan lagi metode pembayaran alternatif, melainkan sudah jadi kebiasaan mayoritas masyarakat urban maupun daerah. Dalam kesempatan yang sama, Filianingsih juga mengungkapkan bahwa QRIS kini sudah terhubung lintas negara dengan enam negara yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China, sehingga masyarakat Indonesia yang bepergian ke negara-negara tersebut bisa membayar cukup dengan memindai kode QR lewat ponsel, tanpa perlu ke money changer selama saldo mencukupi. Ini menandakan QRIS bukan sekadar tren sesaat, melainkan infrastruktur pembayaran yang terus diperluas jangkauannya oleh Bank Indonesia.
Apa Artinya untuk Warung dan UMKM?
Artinya, pasar pembeli yang terbiasa scan QR untuk bayar kini sudah sangat besar, dan warung atau konter yang belum punya QRIS sendiri secara tidak langsung menutup pintu untuk sebagian pelanggan tersebut. Sebagian pembeli, terutama generasi muda dan pekerja kantoran, sudah terbiasa tidak membawa uang tunai sama sekali dan mengandalkan dompet digital atau mobile banking yang terhubung ke QRIS. Kalau warung hanya menerima cash, transaksi berpotensi batal atau pelanggan beralih ke toko sebelah yang sudah menyediakan QRIS. Selain soal kenyamanan pelanggan, memiliki QRIS sendiri juga berarti pemilik warung punya catatan transaksi digital yang lebih rapi — sesuatu yang makin penting ketika warung ingin mengajukan modal usaha atau memantau omzet harian secara akurat lewat menu Analisa Keuangan di aplikasi kasir.
Bagaimana Fitur QRIS MPStore Menjawab Ini?
Warung dan konter yang ingin ikut menikmati pertumbuhan pasar QRIS ini tidak perlu berurusan dengan proses rumit lewat bank. Lewat fitur QRIS MPStore, pedagang bisa langsung menerima pembayaran QRIS dengan tiga keuntungan utama sesuai buku panduan resmi produk: pertama, Gratis Admin 0% untuk setiap transaksi dengan nominal Rp0 sampai Rp499.000, jadi pemilik warung tidak kehilangan sepeser pun dari hasil jualannya untuk transaksi sehari-hari. Kedua, uang langsung cair ke akun tanpa harus menunggu proses pencairan yang lama. Ketiga, warung tidak perlu memiliki rekening bank sama sekali untuk mulai menerima pembayaran QRIS — cukup verifikasi akun MPStore.
Proses pendaftaran QRIS MPStore sendiri cukup dilakukan dengan membuka menu saldo QRIS di aplikasi, memilih "Buat QRIS Baru", lalu mengisi formulir pendaftaran sesuai ID MPStore yang tertera di menu profil. Setelah formulir dikirim, QRIS biasanya aktif dalam 4-7 hari kerja dan pemilik warung akan mendapat konfirmasi lewat WhatsApp begitu QRIS-nya sudah terdaftar. Setelah aktif, transaksi QRIS ini juga bisa langsung terhubung dengan pencatatan penjualan di Kasir MPStore, sehingga pemilik warung tidak perlu mencatat dua kali antara penjualan tunai dan penjualan QRIS — semuanya rapi dalam satu laporan.
Jangan Sampai Ketinggalan 67 Juta Pengguna QRIS
Daftarkan QRIS warung atau konter Anda sekarang, gratis admin 0% untuk transaksi sampai Rp499.000, dan uang langsung cair tanpa perlu rekening bank.
Daftar QRIS Gratis SekarangPertanyaan Seputar QRIS untuk Warung dan UMKM
Apakah QRIS MPStore benar-benar gratis biaya admin?
Ya, sesuai buku panduan resmi MPStore, transaksi QRIS dari MPStore tidak dikenakan biaya admin untuk nominal transaksi Rp0 sampai Rp499.000. Warung dan konter bisa menerima pembayaran QRIS tanpa potongan untuk mayoritas transaksi harian mereka.
Berapa lama proses pembuatan QRIS di MPStore?
Setelah formulir pendaftaran diisi lengkap dan diklik "Daftar", proses pembuatan QRIS biasanya memakan waktu 4 sampai 7 hari kerja. Pemilik warung akan mendapat informasi lewat WhatsApp begitu QRIS-nya sudah selesai didaftarkan dan siap dipakai.
Apakah warung harus punya rekening bank dulu untuk pakai QRIS MPStore?
Tidak. Salah satu manfaat utama QRIS MPStore adalah transaksi tetap bisa dilakukan tanpa harus memiliki rekening bank. Warung cukup memverifikasi akun MPStore untuk mulai menerima pembayaran QRIS dari pelanggan.
Kenapa jumlah pengguna QRIS yang besar penting bagi warung kecil?
Semakin banyak orang terbiasa membayar pakai QRIS — kini 67 juta pengguna secara nasional per Juli 2026 menurut Bank Indonesia — semakin besar pula peluang warung kehilangan transaksi jika hanya menerima uang tunai. Memiliki QRIS sendiri membuat warung siap melayani pelanggan dari segmen ini tanpa syarat tambahan.




