Pemerintah lewat Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM mulai memetakan produk impor murah yang dinilai mengganggu daya saing UMKM di pasar dalam negeri, sebagai langkah awal menyiapkan kebijakan perlindungan pasar bagi pelaku usaha lokal (Liputan6, 13/8/2026). Kabar ini penting buat pemilik warung dan konter: selama ini, banyak yang merasa kalah bersaing bukan karena kualitas dagangan, tapi karena barang impor yang dijual jauh lebih murah lewat platform online. Kalau pemerintah serius membenahi arus produk impor murah ini, warung yang sumber barangnya rapi dan harganya kompetitif justru akan diuntungkan.
Apa yang Terjadi?
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan pemerintah sedang memetakan produk impor apa saja yang dinilai mengganggu UMKM, sebagai dasar untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa aturan impor tidak bisa disamaratakan untuk semua jenis barang, karena setiap komoditas beda karakteristiknya. Ke depan, komoditas akan dibagi ke tiga kategori: barang yang bebas diimpor, barang yang dilarang diimpor, dan barang yang diimpor dengan pengaturan khusus. Tekstil dan produk pakaian jadi salah satu komoditas yang sudah lebih dulu diatur ketat lewat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 17 Tahun 2025 (Liputan6, 13/8/2026).
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menambahkan, tantangan terbesar pelaku UMKM saat ini sebenarnya bukan lagi soal akses modal, melainkan persaingan dengan barang impor murah yang membanjiri pasar domestik, termasuk yang masuk secara ilegal. Menurutnya, perlindungan pasar jadi kunci supaya manfaat program permodalan dan pelatihan yang selama ini digelontorkan pemerintah benar-benar dirasakan pelaku usaha lokal, bukan malah dinikmati barang impor yang membanjiri e-commerce (Liputan6, 13/8/2026).
Ke depan, kebijakan impor akan disusun berdasarkan tiga pertimbangan: kebutuhan nasional atas komoditas tersebut, kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhinya, dan kuota impor yang dibatasi hanya untuk menutup kekurangan pasokan, bukan membanjiri pasar. Sebagai gambaran skala arus impor yang sedang dipetakan, total impor Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat sekitar US$61,30 miliar, dengan porsi barang konsumsi sebesar US$5,15 miliar atau 8,4 persen dari total impor tersebut (Liputan6, 13/8/2026).
Apa Artinya untuk Warung dan UMKM?
Buat warung, konter, dan toko kelontong, sinyal dari pemerintah ini artinya ada peluang persaingan yang lebih sehat di masa depan — tapi itu bukan alasan untuk menunggu. Selama kebijakan pembatasan impor masih digodok, cara paling realistis buat warung tetap bersaing adalah memastikan sumber barang sendiri kompetitif: harga kulakan rendah, stok selalu tersedia, dan proses belanja modal tidak menyita waktu buka toko.
Poin dari Menteri UMKM juga relevan buat warung yang selama ini fokus mengejar pinjaman modal: modal besar tidak banyak berarti kalau barang yang dijual kalah murah dibanding produk impor yang beredar bebas di marketplace. Justru sebaliknya, warung yang punya jalur kulakan langsung ke distributor dengan harga grosir yang jelas, tanpa perlu mengejar diskon impor musiman, akan lebih stabil dalam jangka panjang.
Bagaimana Kulakan MPStore Menjawab Ini?
Salah satu cara paling langsung buat warung menjaga harga jual tetap kompetitif adalah lewat fitur Kulakan di aplikasi MPStore, yang menghubungkan warung langsung ke sumber barang dengan harga grosir tanpa perlu keluar toko. Ada dua jalur yang bisa dipilih: Kulakan ke Indomarco dan Kulakan ke Distributor Sekitar.
Untuk Kulakan ke Indomarco, warung tinggal buka menu Kulakan, pilih supplier Indomarco, lalu cari barang yang mau dibeli dengan opsi pembelian by Karton atau per Pcs. Syaratnya, belanja minimal sebesar Rp510.000 per transaksi. Setelah barang dimasukkan ke Keranjang Belanja dan diproses lewat Pre-Order, pembayaran bisa langsung diselesaikan di aplikasi, dan pesanan akan dikirim dalam H+2 hari kerja.
Kalau butuh barang dari sumber yang lebih dekat, warung bisa pilih menu Kulakan di Toko Sekitar untuk belanja ke distributor lokal di sekitar lokasi toko. Tinggal cari distributor yang sesuai kebutuhan, pilih barang, masukkan ke Keranjang Belanja, lalu selesaikan lewat halaman Checkout dengan metode pembayaran yang tersedia. Riwayat semua pembelian ini juga bisa dicek kapan saja lewat menu Riwayat, jadi pemilik warung punya catatan rapi soal dari mana saja barang dagangannya berasal — modal penting untuk menunjukkan bahwa dagangan warung bersumber dari jalur resmi, bukan barang impor tanpa jejak yang bisa jadi sasaran kebijakan pembatasan nanti.
Dengan jalur kulakan yang jelas dan harga grosir yang stabil, warung tidak perlu ikut perang harga dengan barang impor murah yang sewaktu-waktu bisa kena aturan baru. Fokus saja menjaga stok tetap penuh dan harga jual tetap masuk akal buat pelanggan sekitar.
Belanja Modal Warung Tanpa Ribet
Kulakan langsung dari aplikasi MPStore ke Indomarco atau distributor sekitar, harga grosir, tanpa perlu keluar toko.
Coba Kulakan MPStorePertanyaan Seputar Kebijakan Produk Impor dan Kulakan Warung
Kapan kebijakan pembatasan produk impor murah ini mulai berlaku?
Sampai berita ini ditulis, pemerintah baru pada tahap memetakan produk impor yang dinilai mengganggu UMKM sebagai dasar penyusunan kebijakan — belum ada tanggal resmi pemberlakuan aturan baru (Liputan6, 13/8/2026). Warung sebaiknya tidak menunggu kebijakan ini rampung untuk mulai membenahi sumber barang sendiri.
Apakah semua barang impor akan dilarang masuk ke Indonesia?
Tidak. Menteri Perdagangan menegaskan aturan impor akan dibagi ke tiga kategori: barang yang tetap bebas diimpor, barang yang dilarang, dan barang yang diimpor dengan pengaturan khusus sesuai kebutuhan dan kapasitas produksi dalam negeri (Liputan6, 13/8/2026).
Berapa minimal belanja untuk Kulakan ke Indomarco lewat aplikasi MPStore?
Minimal belanja untuk Kulakan ke Indomarco adalah Rp510.000 per transaksi, dengan pilihan pembelian by Karton atau per Pcs, dan pesanan diproses untuk dikirim dalam H+2 hari kerja.
Apa bedanya Kulakan ke Indomarco dan Kulakan di Toko Sekitar?
Kulakan ke Indomarco melayani belanja grosir dengan syarat minimal belanja Rp510.000 dan pengiriman H+2 hari kerja, sementara Kulakan di Toko Sekitar menghubungkan warung ke distributor lokal terdekat tanpa syarat minimal belanja tersebut, cocok untuk kebutuhan stok yang lebih cepat.
Bagaimana cara mengecek riwayat kulakan yang sudah dilakukan?
Riwayat pembelian atau kulakan bisa dicek lewat menu Riwayat di aplikasi MPStore, sehingga pemilik warung punya catatan jelas dari mana saja stok dagangannya berasal.




