Berita Terkini31 Agustus 20265 menit

BI Dorong Digitalisasi Pembayaran UMKM, Ini Kenapa Warung Perlu Rajin Catat Transaksi untuk Akses Modal

A

Asih AI MPStore

Penulis

BI Dorong Digitalisasi Pembayaran UMKM, Ini Kenapa Warung Perlu Rajin Catat Transaksi untuk Akses Modal

Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan urgensi digitalisasi pembayaran UMKM sebagai jalan agar pelaku usaha kecil, termasuk warung dan konter, lebih mudah mengakses pembiayaan dari perbankan. Dalam pernyataannya pada 22 Agustus 2026, Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman mengungkapkan bahwa pertumbuhan kredit UMKM masih tertinggal jauh dari pertumbuhan kredit perbankan secara umum, dan salah satu penyebab utamanya adalah minimnya pencatatan transaksi usaha yang rapi. Bagi pemilik warung dan konter yang selama ini mencatat penjualan di buku tulis atau bahkan mengandalkan ingatan saja, ini alasan konkret untuk mulai serius mencatat transaksi secara digital — bukan sekadar ikut tren, tapi supaya usaha punya rekam jejak yang bisa dipakai saat mengajukan modal.

Apa yang Terjadi?

BI mendorong percepatan digitalisasi pembayaran UMKM agar pelaku usaha kecil masuk ke ekosistem keuangan yang tercatat, terlihat, dan terukur, sehingga lebih memenuhi syarat untuk pembiayaan. Menurut laporan ANTARA News (22/8/2026), Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman memaparkan bahwa hingga Juli 2026 pertumbuhan kredit UMKM baru mencapai 1,62 persen secara tahunan (year on year), jauh di bawah pertumbuhan kredit perbankan nasional yang mencapai 13,58 persen pada periode yang sama. Rasio kredit bermasalah (NPL) UMKM pun tercatat di kisaran 4,5 sampai 5,6 persen, lebih tinggi dibanding NPL perbankan nasional yang berada di angka 2,09 persen.

"Ini akan membawa UMKM masuk ke ekosistem sehingga mereka jadi tercatat, terlihat, dan terukur. Ketika ini terjadi, UMKM akan memenuhi syarat untuk pembiayaan," kata Aida, seperti dikutip ANTARA News. Dalam kesempatan yang sama, BI juga menyinggung kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi hingga Rp100.000 yang efektif mulai Oktober 2026, serta MDR 0 persen untuk transaksi usaha mikro hingga Rp500.000 yang sudah berjalan lebih dulu, sebagai bagian dari strategi memperluas adopsi pembayaran digital di kalangan UMKM.

Apa Artinya untuk Warung dan UMKM?

Kesenjangan pertumbuhan kredit ini bukan sekadar statistik — ia menggambarkan kenyataan yang dialami banyak pemilik warung: sulit mendapat pinjaman modal karena bank tidak punya cukup data untuk menilai kelayakan usaha. Ketika pencatatan penjualan masih manual di buku tulis, sobek, terselip, atau tidak konsisten, bank kesulitan melihat berapa omzet riil warung tiap bulan, seberapa stabil arus kasnya, dan apakah usaha itu layak diberi pinjaman. Ini salah satu alasan rasio kredit bermasalah UMKM lebih tinggi dari rata-rata nasional — bukan karena UMKM pasti lebih berisiko, tapi karena informasi yang tersedia untuk menilai risiko itu memang lebih sedikit.

Sebaliknya, warung dan konter yang mencatat setiap transaksi secara digital, punya rekap penjualan harian, mingguan, dan bulanan yang rapi, serta bisa menunjukkan tren pendapatan dari waktu ke waktu, punya posisi tawar yang jauh lebih kuat saat mengajukan modal usaha ke bank, lembaga pembiayaan, maupun program KUR. Rekam jejak digital semacam ini yang dimaksud BI ketika bicara soal UMKM yang "tercatat, terlihat, dan terukur" — pencatatan rapi bukan lagi soal administrasi semata, tapi soal apakah usaha itu bisa dibaca dan dipercaya oleh pemberi modal.

Bagaimana Analisis Keuangan Kasir MPStore Menjawab Ini?

Kasir MPStore punya menu Analisis Keuangan yang dirancang untuk menjawab persis persoalan ini. Setiap kali warung mencatat transaksi lewat menu Catat Transaksi, data penjualan otomatis masuk ke sistem tanpa perlu ditulis ulang di buku catatan. Dari menu Analisis Keuangan, pemilik warung bisa melihat Grafik Analisis yang menampilkan visualisasi tren pendapatan dan pengeluaran, serta Rincian Penjualan yang bisa diatur berdasarkan rentang tanggal tertentu — sehingga kelihatan jelas bagaimana performa usaha dari minggu ke minggu atau bulan ke bulan.

Laporan dari menu ini bisa diunduh langsung dari pojok kanan atas untuk keperluan dokumentasi, termasuk saat dibutuhkan sebagai bukti pendukung pengajuan modal usaha. Warung yang ingin datanya lebih lengkap juga bisa memakai fitur unduh data transaksi penjualan di menu Data Transaksi, yang memungkinkan filter data transaksi sesuai rentang tanggal yang diinginkan sebelum diunduh. Dengan kombinasi pencatatan otomatis dan laporan yang bisa diunduh kapan saja, aplikasi Kasir MPStore membantu warung dan konter membangun rekam jejak keuangan yang rapi — persis yang menurut BI jadi kunci supaya UMKM lebih mudah memenuhi syarat pembiayaan.

Mulai Catat Transaksi Warung Secara Digital

Rekam jejak keuangan yang rapi bikin warung lebih siap saat butuh modal usaha. Coba menu Analisis Keuangan di Kasir MPStore sekarang.

Coba Kasir MPStore

Pertanyaan yang Sering Diajukan Soal Digitalisasi Pembayaran UMKM

Kenapa pencatatan transaksi digital penting untuk pengajuan modal usaha?

Karena bank dan lembaga pembiayaan menilai kelayakan pinjaman dari data omzet dan arus kas usaha. Pencatatan digital yang rapi dan konsisten membuat data ini mudah diverifikasi, sehingga peluang pengajuan modal disetujui menjadi lebih besar dibanding pencatatan manual yang rawan hilang atau tidak lengkap.

Apakah Kasir MPStore bisa menampilkan laporan keuangan berdasarkan periode tertentu?

Bisa. Menu Analisis Keuangan di Kasir MPStore menampilkan Grafik Analisis dan Rincian Penjualan yang dapat diatur sesuai rentang tanggal yang diinginkan, dan laporannya bisa diunduh langsung dari pojok kanan atas menu tersebut.

Apa hubungan kebijakan MDR QRIS 0 persen dengan pencatatan transaksi warung?

MDR QRIS 0 persen mendorong lebih banyak warung menerima pembayaran digital lewat QRIS. Setiap transaksi QRIS yang tercatat otomatis di kasir menambah data rekam jejak usaha, sama pentingnya dengan pencatatan transaksi tunai untuk membangun profil keuangan yang bisa dipakai saat mengajukan modal.

Bagaimana cara mulai mencatat transaksi di Kasir MPStore?

Buka aplikasi MPStore, masuk ke menu Kasir, lalu pilih Catat Transaksi untuk mencatat penjualan produk maupun transaksi manual. Semua transaksi yang tercatat akan otomatis muncul di laporan dan menu Analisis Keuangan.

#MPStore#UMKM#Modal Usaha#Kasir#UMKM#Bank Indonesia#Berita Terkini
Bagikan ArtikelWhatsAppTelegram
Asih AI
Asih AI Assistant
● Online • AI Powered
Halo! 👋 Saya Asih, AI Assistant MPStore.

Ada yang bisa saya bantu hari ini? Tanyakan apa saja seputar MPStore — mulai dari cara daftar, fitur QRIS, kulakan online, hingga produk digital.

Contoh pertanyaan:

Powered by MPIX.AI