Bagaimana Setting PPN di Kasir MPStore?
Untuk mengaktifkan PPN di kasir MPStore, buka menu Kasir → Pengaturan → PPN, lalu hidupkan fitur PPN dan atur persentase yang sesuai dengan ketentuan pajak Anda. PPN (Pajak Pertambahan Nilai) adalah pajak yang dikenakan pada setiap transaksi penjualan dan secara otomatis ditambahkan ke total harga yang dibayar pelanggan. Dengan fitur PPN di kasir, Anda tidak perlu menghitung pajak secara manual untuk setiap transaksi — aplikasi akan langsung menampilkan total harga termasuk PPN di struk kasir.
Mengapa Perlu Setting PPN di Kasir?
Jika usaha Anda sudah terdaftar sebagai pengusaha kena pajak (PKP) atau berkewajiban mengumpulkan pajak, Anda harus mengaktifkan fitur PPN di kasir agar setiap transaksi penjualan tercatat dengan benar dan pajak bisa dilaporkan ke otoritas perpajakan. Dengan setting PPN yang tepat, struk kasir Anda akan menampilkan rincian harga barang dan pajak secara terpisah, sehingga transparan dan sesuai dengan standar perpajakan. Aktivasi PPN juga membantu Anda melacak total pajak yang sudah terkumpul setiap hari atau setiap bulan melalui laporan kasir.
Langkah-Langkah Setting PPN di Kasir
- Buka aplikasi MPStore dan pilih menu Kasir
- Di pojok kanan atas layar, pilih ikon Pengaturan (gambar roda gigi)
- Cari dan pilih menu PPN
- Tekan tombol untuk menghidupkan fitur PPN
- Masukkan persentase PPN yang ingin Anda terapkan (contoh: 10%, 15%, atau sesuai ketentuan terbaru)
- Setelah mengatur persentase PPN, tekan tombol Simpan untuk menyimpan pengaturan
Setelah PPN diaktifkan, setiap kali Anda catat transaksi di kasir, PPN akan otomatis ditambahkan ke total pembayaran dan ditampilkan di struk dengan rincian yang jelas.
Berapa Persentase PPN yang Berlaku?
Persentase PPN di Indonesia ditentukan oleh undang-undang perpajakan yang berlaku. Saat ini, persentase PPN umum adalah 11% atau 12% tergantung jenis usaha dan peraturan yang berlaku — namun peraturan ini dapat berubah. Sebelum mengaktifkan PPN di kasir Anda, pastikan Anda sudah tahu persentase PPN yang sesuai dengan usaha Anda dengan mengecek ke pihak pajak atau lembaga terkait.
Apa yang Terjadi Setelah PPN Diaktifkan?
Setelah Anda mengaktifkan dan mengatur persentase PPN di kasir, setiap transaksi penjualan yang Anda catat akan secara otomatis menghitung dan menambahkan pajak ke total harga. Contohnya, jika pelanggan membeli barang seharga Rp100.000 dan PPN yang diatur adalah 10%, maka total pembayaran akan menampilkan Rp100.000 (harga barang) + Rp10.000 (PPN) = Rp110.000. Struk kasir akan menampilkan kedua komponen ini secara terpisah sehingga pelanggan bisa melihat rincian pajak yang dikenakan.
Bagaimana Jika Saya Ingin Menonaktifkan PPN?
Jika Anda perlu menonaktifkan fitur PPN — misalnya karena status pajak Anda berubah atau tidak lagi terdaftar sebagai pengusaha kena pajak — cukup buka menu Pengaturan → PPN dan tekan tombol untuk mematikan fitur PPN. Setelah dinonaktifkan, transaksi berikutnya tidak akan lagi menambahkan pajak secara otomatis.
Apakah Ada Laporan PPN Harian atau Bulanan?
Ya, Anda bisa melihat rincian PPN yang terkumpul melalui laporan kasir. Di menu Analisa Keuangan atau Laporan Penjualan, Anda akan melihat total PPN yang sudah terkumpul dalam periode tertentu (harian, mingguan, atau bulanan), sehingga memudahkan Anda untuk melapor ke otoritas pajak atau untuk keperluan administrasi keuangan warung.
Perbedaan PPN di Kasir dan Pajak Lainnya
PPN adalah pajak yang dikenakan saat penjualan terjadi (pajak tidak langsung). Selain PPN, di fitur Pajak di kasir (berbeda dari PPN), Anda juga bisa mengatur pajak lainnya sesuai kebutuhan usaha Anda. Namun, mayoritas merchant di Indonesia menggunakan PPN karena itu adalah pajak wajib bagi pengusaha kena pajak. Pastikan Anda memahami perbedaan antara PPN dan pajak lainnya sebelum mengaturnya, agar laporan keuangan warung Anda akurat.
Kelola pajak usaha Anda dengan mudah menggunakan fitur PPN terintegrasi di Kasir MPStore. Setiap transaksi penjualan otomatis menghitung dan mencatat pajak, sehingga laporan keuangan Anda selalu akurat dan siap untuk pelaporan pajak.
Gunakan Kasir Sekarang →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana jika saya tidak jadi perkara kena pajak tapi sudah setting PPN?
Anda bisa menonaktifkan fitur PPN kapan saja melalui menu Pengaturan → PPN dan tekan tombol mematikan. Transaksi berikutnya tidak akan lagi dikenakan pajak. Untuk transaksi yang sudah tercatat dengan PPN sebelumnya, Anda bisa melihat di laporan kasir dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
Apakah perubahan persentase PPN langsung berlaku ke semua transaksi?
Jika Anda mengubah persentase PPN di pengaturan, perubahan itu berlaku untuk transaksi baru yang Anda catat setelah perubahan. Transaksi yang sudah tercatat sebelumnya tetap menggunakan persentase PPN yang lama. Jadi pastikan Anda mengecek peraturan PPN terbaru dan langsung update di kasir agar tidak ada selisih perhitungan.
Bisakah saya atur PPN berbeda untuk produk yang berbeda?
Fitur PPN di kasir menggunakan satu persentase untuk semua produk. Jika Anda perlu mengatur PPN yang berbeda untuk kategori produk yang berbeda, Anda bisa menggunakan fitur Pajak di kasir atau menghubungi tim support MPStore untuk solusi yang lebih khusus sesuai kebutuhan usaha Anda.
Apakah PPN di Kasir MPStore sudah sesuai dengan peraturan pemerintah?
Fitur PPN di Kasir MPStore dirancang untuk mendukung pengaturan pajak sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Namun, karena peraturan pajak bisa berubah dari waktu ke waktu, pastikan Anda selalu update mengikuti ketentuan terbaru dari otoritas pajak (seperti DJP — Direktorat Jenderal Pajak) dan sesuaikan persentase PPN di kasir Anda sesuai dengan peraturan terkini.
Apakah ada biaya tambahan untuk menggunakan fitur PPN di kasir?
Tidak ada biaya tambahan untuk mengaktifkan dan menggunakan fitur PPN di Kasir MPStore. Fitur ini sudah termasuk dalam paket kasir MPStore yang Anda gunakan. Pajak yang terkumpul dari pelanggan adalah milik Anda dan harus dilaporkan ke otoritas pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.




