Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 68 ribu UMKM yang menjadi pemasok untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi pemerintah menilai jumlah itu masih kurang dan terus mendorong lebih banyak pelaku usaha kecil untuk bergabung (Suara.com, 26/10/2026). Bagi warung dan UMKM yang ingin ikut jadi pemasok MBG, ini sinyal permintaan nyata dari program nasional yang berjalan tiap hari — tapi untuk benar-benar bisa mengisi pesanan rutin dalam jumlah besar, warung butuh pasokan barang yang stabil dan modal kulakan yang cukup, bukan sekadar niat mendaftar.
Apa yang Terjadi?
Dalam pernyataannya di Makassar pada Minggu, 25 Oktober 2026, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut: "Saat ini sudah ada 68 ribu UMKM yang menjadi penyuplai untuk program MBG." Ia menambahkan, "Kami masih terus mendorong agar pelaku UMKM lainnya menjadi pemasok MBG," seperti dilaporkan Suara.com.
Menurut laporan tersebut, Kementerian UMKM sedang menyiapkan skema kolaborasi dan tata kelola yang disesuaikan dengan karakteristik usaha lokal, agar pelaku UMKM tidak sekadar jadi pemasok tapi juga bisa ikut menikmati manfaat ekonomi dari perputaran anggaran program ini. Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) — lembaga yang menjalankan program MBG — disebut sedang mereformasi administrasi, standar operasional, dan sistem pengadaan barang/jasanya agar lebih adaptif terhadap karakter usaha kecil, bukan hanya cocok untuk pemasok besar.
Apa Artinya untuk Warung dan UMKM?
MBG adalah program harian yang menyasar jutaan penerima manfaat di sekolah dan fasilitas lain, sehingga kebutuhan bahan pangan dan kebutuhan pendukungnya berulang setiap hari, bukan transaksi sekali jalan. Itu yang membuat posisi pemasok MBG menarik bagi UMKM — tapi laporan ini juga menyiratkan bahwa jumlah pemasok dari kalangan usaha kecil masih dianggap kurang dibanding potensi permintaannya, yang berarti ada ruang bagi warung dan UMKM yang belum ikut untuk mencoba masuk.
Konsekuensinya, pesanan berulang dalam volume besar menuntut dua hal yang tidak otomatis dimiliki warung kecil: pasokan bahan baku atau barang dagangan yang bisa diandalkan setiap hari, dan modal kerja yang cukup untuk membeli stok di depan sebelum pembayaran dari pesanan cair. Warung yang kulakannya masih mengandalkan belanja eceran ke toko tetangga akan kesulitan memenuhi volume dan kontinuitas yang dibutuhkan pesanan sebesar ini.
Bagaimana Kulakan MPStore Menjawab Ini?
Di aplikasi MPStore, warung dan konter bisa langsung kulak kebutuhan stok lewat fitur Kulakan MPStore tanpa harus keluar dari aplikasi yang sama dipakai untuk jualan pulsa dan terima pembayaran. Ada dua jalur yang bisa dipilih sesuai kebutuhan:
- Kulakan ke Indomarco — buka menu Kulakan, pilih Indomarco, isi alamat lokasi penerima, lalu pilih barang dengan opsi pembelian by Karton atau per Pcs. Syarat minimal belanja Rp510.000. Setelah masuk Keranjang Belanja dan klik Pre-Order, lanjutkan pembayaran — pesanan akan diproses untuk pengiriman dalam H+2 hari kerja.
- Kulakan ke Distributor Sekitar — pilih menu Kulakan di Toko Sekitar, cari distributor yang tersedia di area terdekat, pilih barang yang dibutuhkan, masukkan ke Keranjang Belanja, lalu selesaikan di halaman Checkout. Jalur ini cocok untuk kebutuhan mendadak atau barang yang tidak tersedia di Indomarco.
Riwayat pembelian juga tercatat rapi: buka menu Riwayat, pilih bagian Kulakan, dan daftar Pesanan Saya akan menunjukkan status setiap pesanan yang pernah dibuat. Pencatatan ini berguna kalau suatu saat warung perlu menunjukkan rekam jejak pembelian dan penjualan yang rutin — misalnya saat verifikasi sebagai pemasok sebuah program.
Supaya stok kulakan ini bisa langsung dicatat jadi transaksi penjualan harian, warung yang juga pakai Kasir MPStore bisa memanfaatkan manajemen stok di sana agar barang yang baru dikulak otomatis tercatat dan mudah dipantau sisa stoknya.
Siap Kulakan Stok Lebih Mudah dari Aplikasi yang Sama?
Belanja kulakan ke Indomarco atau distributor sekitar, langsung dari aplikasi MPStore yang sudah dipakai jualan pulsa dan terima QRIS.
Lihat Fitur Kulakan MPStorePertanyaan Seputar UMKM Pemasok MBG
Bagaimana cara warung bisa ikut mendaftar jadi pemasok MBG?
Laporan yang menjadi sumber artikel ini belum merinci mekanisme pendaftaran pemasok baru secara teknis. Kementerian UMKM disebut sedang menyiapkan skema kolaborasi dan tata kelola untuk pelaku usaha lokal, jadi warung yang berminat sebaiknya memantau informasi resmi lebih lanjut dari Kementerian UMKM atau Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum mengambil langkah.
Apa itu Kulakan ke Indomarco di MPStore dan berapa minimal belanjanya?
Kulakan ke Indomarco adalah fitur di aplikasi MPStore untuk membeli stok barang langsung dari Indomarco dengan syarat minimal belanja Rp510.000. Pembelian bisa dipilih per karton atau per pcs, dan setelah pembayaran, pesanan diproses untuk pengiriman dalam H+2 hari kerja.
Apa bedanya Kulakan ke Indomarco dan Kulakan ke Distributor Sekitar?
Kulakan ke Indomarco melayani pembelian dengan syarat minimal belanja Rp510.000 dan pengiriman terjadwal H+2 hari kerja. Kulakan ke Distributor Sekitar menghubungkan warung dengan distributor-distributor di area terdekat, cocok untuk kebutuhan barang yang lebih fleksibel atau mendadak sesuai ketersediaan distributor setempat.
Bagaimana cara cek riwayat pembelian kulakan di MPStore?
Buka aplikasi MPStore, pilih menu Riwayat, lalu masuk ke bagian Kulakan. Di sana akan tampil daftar Pesanan Saya yang menunjukkan status setiap barang yang pernah dipesan.




