Berita Terkini2 November 20265 menit

48% Perempuan Akses Kredit Produktif, Begini Warung Siapkan Jejak Keuangan Lewat MPStore

A

Asih AI MPStore

Penulis

48% Perempuan Akses Kredit Produktif, Begini Warung Siapkan Jejak Keuangan Lewat MPStore

Kredivo melaporkan bahwa 48 persen penggunanya yang perempuan sudah mengakses kredit produktif UMKM perempuan untuk kebutuhan usaha, dengan jumlah peminjam modal usaha naik 15 kali lipat dibanding 2019. Laporan dampak sosial-ekonomi yang disusun Kredivo bersama Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) itu juga mencatat bahwa 54 persen dari total kredit Kredivo sepanjang 2025 dipakai untuk kebutuhan produktif, bukan konsumsi (ANTARA News, 27/10/2026). Kabar ini relevan buat pemilik warung dan konter perempuan: Kredivo dalam laporannya mengutip data Bank Dunia tahun 2020 yang menyebut sekitar 60 persen UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, sehingga makin terbukanya pintu kredit produktif berarti makin besar juga peluang modal usaha warung didapat lewat jalur resmi.

Apa yang Terjadi dengan Akses Kredit Produktif UMKM Perempuan?

Menurut laporan ANTARA News (27/10/2026), Kredivo mencatat 48 persen perempuan pengguna mereka telah mengakses kredit untuk kebutuhan produktif, dan jumlah peminjam yang memakai dana Kredivo sebagai modal usaha naik 15 kali lipat dibanding tahun 2019. Chief Marketing Officer Kredivo, Indina Andamari, mengatakan "akses kredit yang sesuai kebutuhan dan kemampuan dapat menjadi salah satu enabler bagi perempuan". Sementara itu, Paksi Walandouw dari LD FEB UI menyebut inklusi keuangan seharusnya dinilai dari sejauh mana akses tersebut membantu perempuan mengelola sumber daya dan mengambil keputusan ekonomi secara lebih mandiri. Laporan itu juga mengutip data Bank Dunia 2020 yang menyebut sekitar 60 persen UMKM di Indonesia dikelola perempuan, sementara akses pembiayaan masih jadi kendala umum bagi pelaku usaha.

Apa Artinya untuk Warung dan UMKM yang Dikelola Perempuan?

Artinya, jalur kredit produktif untuk pelaku usaha perempuan semakin terbuka, dan ini jadi kabar baik buat pemilik warung kelontong, konter pulsa, dan UMKM yang dikelola perempuan, mengingat mayoritas UMKM di Indonesia memang dijalankan oleh perempuan. Namun satu hal yang tidak berubah: lembaga pembiayaan pada umumnya tetap meminta gambaran riwayat usaha sebelum menyalurkan dana, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan bayar peminjam seperti yang disinggung Kredivo. Di sinilah pemilik warung sering mentok, bukan karena usahanya tidak layak dibiayai, tapi karena pembukuannya masih tercampur antara uang pribadi dan uang toko, atau transaksi harian belum tercatat rapi sehingga sulit ditunjukkan ke pihak pemberi modal.

Untuk warung dan konter yang sehari-hari sudah jualan pulsa, token listrik, atau menerima pembayaran digital, merapikan pembukuan ini sebenarnya bisa dimulai dari aplikasi yang sama lewat Kasir MPStore, tanpa perlu pindah ke aplikasi pembukuan terpisah.

Bagaimana Analisis Keuangan MPStore Membantu Warung Siapkan Jejak Usaha?

Di menu Catat Transaksi pada Kasir MPStore, setiap penjualan barang maupun transaksi digital bisa langsung tercatat, sehingga riwayat usaha terbangun otomatis dari hari ke hari tanpa perlu ditulis manual di buku catatan. Hasil pencatatan ini kemudian bisa dilihat lewat menu Analisis Keuangan, yang menampilkan dua bagian utama: Grafik Analisis untuk melihat tren pendapatan dan pengeluaran dalam rentang tanggal tertentu, serta Rincian Penjualan yang bisa diatur berdasarkan periode yang diinginkan. Laporan dari menu ini juga bisa diunduh langsung dari pojok kanan atas halaman, jadi saat sewaktu-waktu diminta menunjukkan gambaran usaha, pemilik warung tidak perlu menyusun ulang dari nol.

Selain itu, menu Keuangan di Kasir MPStore memetakan kondisi usaha lewat lima tipe akun, yaitu Aset (harta milik toko), Kewajiban (utang yang harus dibayar), Ekuitas (modal bersih pemilik), Pendapatan (uang masuk dari penjualan), dan Beban (biaya operasional seperti sewa atau gaji). Dari sini, pemilik warung bisa langsung melihat Total Aset, Total Kewajiban, Modal Pemilik, status neraca apakah sudah Seimbang, sampai ringkasan Hasil Usaha berupa Total Pemasukan, Total Pengeluaran, dan Keuntungan Bersih secara otomatis. Lewat sub-menu Catat Keuangan, pemilik juga bisa mencatat pemasukan di luar penjualan, pengeluaran operasional, setoran modal tambahan, hingga pengambilan uang pribadi (Prive), supaya uang toko dan uang pribadi tetap terpisah jelas di pembukuan.

Pembukuan Rapi, Jalan Menuju Modal Usaha Lebih Terbuka

Catat setiap transaksi warung dan pantau kesehatan keuangan usaha lewat Analisis Keuangan di Kasir MPStore, supaya saat butuh modal tambahan, riwayat usaha sudah siap ditunjukkan.

Coba Kasir MPStore Sekarang

Bagaimana Mengajukan Modal Usaha Lewat MPStore Setelah Pembukuan Rapi?

Setelah riwayat transaksi mulai tercatat rapi, pemilik warung bisa langsung menuju menu Permodalan & Kredit di aplikasi MPStore lewat menu lainnya. Di sana tersedia dua jalur: KUR dari Bank Nobu yang diajukan lewat Form Pendaftaran, dan Loan Gallery yang menampilkan beberapa pilihan lembaga pembiayaan lain, baik dengan agunan seperti BFI Finance, maupun tanpa agunan seperti Indodana, Kredit Pintar, atau Tunaiku. Setiap pilihan di Loan Gallery berasal dari lembaga pembiayaan yang berbeda-beda, sehingga bunga, tenor, dan syarat pencairannya juga tidak sama, dan MPStore di sini hanya berperan sebagai pintu masuk untuk membandingkan opsi, bukan sebagai pemberi pinjaman. Dana yang cair nantinya bisa langsung diputar untuk kulakan stok lewat aplikasi MPStore, sambil pencatatan modal tetap berjalan di menu Keuangan yang sama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Kredit Produktif UMKM Perempuan

Apa itu kredit produktif yang dimaksud dalam laporan Kredivo?

Berdasarkan laporan ANTARA News (27/10/2026), kredit produktif adalah pembiayaan yang dipakai untuk kebutuhan usaha, bukan konsumsi pribadi. Kredivo mencatat 54 persen dari total kreditnya sepanjang 2025 dipakai untuk kebutuhan produktif ini.

Benarkah mayoritas UMKM di Indonesia dikelola perempuan?

Laporan Kredivo mengutip data Bank Dunia tahun 2020 yang menyebut sekitar 60 persen UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, sementara akses pembiayaan tetap jadi kendala umum yang dihadapi pelaku usaha, termasuk pemilik warung dan konter.

Kenapa pembukuan warung penting untuk akses kredit produktif?

Karena lembaga pembiayaan umumnya menilai kelayakan pinjaman dari riwayat usaha. Lewat Catat Transaksi dan Analisis Keuangan di Kasir MPStore, pemilik warung punya data penjualan dan laporan Laba Rugi yang bisa ditunjukkan sewaktu-waktu, dibanding hanya mengandalkan catatan manual yang sering tidak lengkap.

Apakah menu Permodalan & Kredit di MPStore bisa diajukan tanpa jaminan?

Bisa. Di Loan Gallery tersedia pilihan pinjaman tanpa agunan seperti Indodana, Kredit Pintar, atau Tunaiku, selain pilihan dengan agunan seperti BFI Finance. Setiap pilihan punya syarat dan ketentuan sendiri yang perlu dibaca dulu sebelum mengisi data pemohon.

#MPStore#UMKM#Modal Usaha#Kasir#UMKM#Warung Kelontong#Berita Terkini
Bagikan ArtikelWhatsAppTelegram
Asih AI
Asih AI Assistant
● Online • AI Powered
Halo! 👋 Saya Asih, AI Assistant MPStore.

Ada yang bisa saya bantu hari ini? Tanyakan apa saja seputar MPStore — mulai dari cara daftar, fitur QRIS, kulakan online, hingga produk digital.

Contoh pertanyaan:

Powered by MPIX.AI