Wakil Gubernur DKI Rano Karno umumkan dana dukungan pembiayaan bagi pedagang mikro di Jakarta.
Pengumuman tersebut disampaikan pada hari Selasa, 1 September 2026, dalam sebuah acara yang dihadiri perwakilan Bank Jakarta, asosiasi pedagang, serta media nasional. Kredit mikro yang diberikan memiliki tenor hingga tiga tahun dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan tarif pasar, sehingga memudahkan pedagang mengakses modal tanpa beban bunga yang tinggi.
Sebanyak 167 pedagang, yang mayoritas menjalankan usaha makanan ringan, kebutuhan rumah tangga, dan barang kebutuhan sehari‑hari, menerima alokasi dana rata‑rata Rp285 juta per usaha. Bank Jakarta menargetkan agar dana tersebut dapat digunakan untuk pembelian stok barang, perbaikan fasilitas toko, serta digitalisasi penjualan melalui platform online.
Pihak Bank Jakarta menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem UMKM di Jakarta, khususnya di sektor perdagangan tradisional. Dukungan finansial diharapkan dapat menurunkan tingkat kebangkrutan usaha kecil serta meningkatkan pendapatan pedagang secara berkelanjutan.
Bagi mitra warung yang tergabung dalam jaringan MPIX, ketersediaan kredit mikro ini membuka peluang untuk memperluas jaringan pasokan, meningkatkan volume penjualan, dan mengoptimalkan layanan digital yang disediakan oleh MPStore. Dengan modal tambahan, pedagang dapat berinvestasi pada peralatan modern, memperbaiki tata letak toko, serta mengadopsi sistem pembayaran non‑tunai.
Investor MPIX dapat melihat potensi pertumbuhan pendapatan dari segmen UMKM yang semakin terintegrasi dengan layanan keuangan digital. Peningkatan likuiditas pedagang berpotensi meningkatkan frekuensi transaksi di platform MPStore, yang pada gilirannya dapat memperkuat posisi pasar perusahaan di sektor ritel modern.