OJK tutup dua platform kripto ilegal, BRI tingkatkan kredit ke UMKM, serta bantuan pemerintah bagi pelaku usaha pasca kebakaran dan promosi produk UMKM oleh Menteri Koordinator Pangan
Regulator Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini menghentikan operasi dua platform perdagangan kripto, YWWSDC dan RTHAE, karena tidak memiliki izin resmi. Satgas Pasti menegaskan bahwa masyarakat harus berhati-hati terhadap tawaran investasi kripto yang tidak berizin, mengingat potensi kerugian yang dapat menimpa pedagang kecil maupun konsumen akhir.
Pemerintah terus menggalakkan dukungan bagi UMKM. Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-64, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membeli produk dari 19 UMKM, menegaskan pentingnya pasar domestik bagi pelaku usaha mikro. Sementara itu, pemerintah menyiapkan bantuan bagi UMKM yang terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk membantu pemulihan usaha yang rusak.
Sektor perbankan juga memperkuat peranannya. Bank Rakyat Indonesia (BRI) melaporkan laba bersih sebesar Rp 31,2 triliun hingga akhir Triwulan II 2026, naik 17,5% secara tahunan. Sekitar 75,1% penyaluran kredit BRI ditujukan kepada UMKM, memperkuat akses pembiayaan bagi warung dan pedagang kecil. Di samping itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengajak masyarakat memahami keamanan simpanan di bank melalui program Bazar UMKM, guna meningkatkan kepercayaan pada sistem perbankan.
Bagi mitra warung dan pedagang MPStore, rangkaian kebijakan ini memberikan peluang dan tantangan. Kredit yang lebih mudah dari BRI dapat dimanfaatkan untuk memperluas inventaris atau meningkatkan modal kerja, sementara program bantuan pemerintah dapat menjadi sumber dukungan bila terjadi bencana. Namun, ancaman penipuan kripto mengharuskan pelaku usaha tetap waspada dan mengedukasi pelanggan tentang risiko investasi ilegal.
Dengan memanfaatkan layanan keuangan digital MPStore, seperti QRIS gratis hingga transaksi Rp 499.000, warung dapat meningkatkan efisiensi pembayaran dan mengakses layanan perbankan yang lebih aman. Memperkuat jaringan dengan lembaga keuangan resmi serta mengikuti program pemerintah akan membantu UMKM tetap kompetitif di tengah dinamika pasar.