MPStore menepis hoaks, jelaskan cara warung dapat menambah stok lewat koperasi, serta langkah mudah mengatur markup harga untuk meningkatkan margin.
Zulhas, Direktur MPStore, menegaskan bahwa rumor Kopdes Merah Putih (KDMP) menutup warung kelontong adalah tidak benar. Sebaliknya, warung dapat menempatkan barang dagangan di koperasi sebagai titipan, sehingga persediaan tetap terjaga tanpa harus menambah modal besar. Hal ini menjadi solusi bagi pedagang yang ingin memperluas pilihan produk tanpa risiko stok berlebih.
KDMP kini telah hadir di 35.872 desa di seluruh Indonesia. Keberadaan koperasi di jaringan desa membuka akses bagi UMKM lokal untuk menjual hasil produksi mereka melalui warung yang terdaftar di MPStore. Dengan dukungan logistik koperasi, warung dapat memperoleh barang kebutuhan sehari‑hari, makanan ringan, atau produk lokal dengan harga kompetitif, sekaligus membantu perekonomian desa.
MPStore menyediakan aplikasi kasir gratis yang terintegrasi dengan layanan pembayaran PPOB, QRIS, serta fitur manajemen inventori. Fitur-fitur ini memungkinkan warung mengelola penjualan secara digital, menerima pembayaran non‑tunai, dan memantau stok secara real‑time, sehingga operasional menjadi lebih efisien dan profesional.
Bagi mitra yang ingin menyesuaikan harga jual, MPStore meluncurkan panduan pengaturan markup. Pengguna cukup masuk ke menu Profil, pilih Mitra, tekan "Atur Markup", lalu menentukan nilai markup secara global atau per produk. Komisi yang dihasilkan dari selisih harga otomatis masuk ke Saldo MPStore pada awal bulan, memberikan tambahan pendapatan bagi konter pulsa, warung, dan usaha kecil lainnya. Dengan langkah sederhana ini, warung dapat meningkatkan margin tanpa harus mengubah struktur biaya secara signifikan.